Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.   Click to listen highlighted text! Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.

Gratitude List Hari Ini

Hai, selamat siang! πŸ˜„

Saya merasa harus menulis daftar hal yang sangat layak disyukuri hari ini, dan inilah hal-hal yang saya syukuri sedari pagi tadi hingga siang ini:

  1. Saya menulis 3 hal di to-do list pagi ini, masing-masing (1) membaca tuntas satu bab (tepatnya bab 2) dari buku elektronik berjudul Niksen, The Dutch Art of Doing Nothing di perangkat genggam saya, (2) mengecek file laporan produksi harian, dan (3) mengecek file laporan bulanan dari biogas plant tempat saya bekerja. Saya bersyukur bahwa ketiga hal tersebut dapat saya kerjakan dengan baik dan sudah selesai siang ini.
  2. Saya bersyukur bahwa kendati saya bangun dalam keadaan migrain pagi ini, saya bisa bangun tepat waktu dan bisa menikmati sarapan pagi dengan baik.
  3. Saya bersyukur mengetahui bahwa keluarga dan anak-anak saya di Pematangsiantar dalam keadaan yang baik pagi ini.
  4. Saya bersyukur bahwa saya bisa berangkat kerja dan sampai dengan selamat pagi ini, dan bisa bertemu dengan teman-teman saya.
  5. Saya bersyukur bahwa saya bisa menulis satu postingan baru di blog ini, which is postingan ini sendiri. πŸ˜‚

Tentu ada banyak hal-hal kecil lain yang layak disyukuri dalam perjalanan hidup kita setiap hari, seperti udara segar yang bisa kita hirup, cuaca cerah yang bisa kita nikmati, atau sekadar sapaan akrab dari teman di tempat kita bekerja. Semua hal baik dan bernilai seringkali ‘terbungkus’ dalam pengalaman-pengalaman yang terlihat sederhana.

Yang terpenting adalah bahwa kita selalu memiliki mindset untuk selalu bersyukur, karena segala yang baik adalah rahmat, adalah cuma-cuma.

Sudah bersyukur hari ini? πŸ˜‰

My Simple Gratitude Notes

The following three items on my gratitude notes this morning are pretty simple, but I would like to share them here to emphasize to myself, again and again, that gratitude in simple, mundane things is gratitude in its fullest.

Gratitude Notes | Source

Here they are:

  1. I am grateful for being healthy enough to be able to get up this morning, prepare a simple breakfast, and get to work in time.
  2. I am thankful to see my friends at the factory, getting another cup of coffee, and successfully posting the daily reports on WhatsApp group.
  3. I am thankful for seeing the photos and videos of my son on the phone this morning and knowing they are well gives a sense of peace.

Have a nice day, myself! πŸ™‚

Tiga Cara Sederhana Merasakan Syukur

Hai, saya baru saja membaca artikel di sebuah blog tentang rasa syukur (gratitude) dan saya setuju sekali dengan isinya, dan berikut saya sarikan tiga tindakan sederhana yang dapat kita lakukan untuk bisa merasa bersyukur:

(1) Mengucapkan terimakasih.

Ketika bangun pagi, ada banyak hal yang bisa disyukuri, misalnya kesempatan untuk tidur lelap yang memulihkan energi kita, tempat tidur yang nyaman dan selimut hangat yang membuat kita dapat tidur dengan pulas, secangkir teh atau kopi yang dapat kita nikmati di pagi hari, dan kesempatan untuk menjalani kembali kehidupan di hari yang baru. Berterimakasih dengan mengucapkan doa singkat segera setelah bangun di pagi hari adalah contoh umum yang bisa dilakukan. Bersyukur di awal hari akan membantu kita memandang hari tersebut dengan kacamata yang lebih positif.

(2) Menulis jurnal rasa syukur (gratitude journal).

Menuliskan hal-hal yang kita syukuri di jurnal melatih mental kita untuk cenderung positif memandang kehidupan; bahwa kendati ada satu atau dua hal yang tidak menyenangkan terjadi, kita tetap meyakini bahwa hidup itu sendiri adalah rahmat. Pun praktik ini akan menyadarkan kita bahwa hal-hal yang terlihat sederhanaβ€”seperti langit yang sedang biru atau aroma kopi yang semerbakβ€”sangat pantas untuk disyukuri! ☺️

(3) Mempraktikkan visualisasi negatif (premeditatio malorum).

Praktik visualisasi negatif yang saya tulis sebelumnya sebenarnya bukanlah semata-mata membayangkan kemalangan yang bisa terjadi dalam hidup. Visualisasi negatif pun bisa berarti mencoba secara mental ‘berdamai’ dengan kemungkinan lain dari kenyataan yang sedang terjadi saat ini.

Misalnya seorang ibu yang sedang merasa kerepotan memasak di dapur bisa melatih dirinya untuk bersyukur dengan membayangkan apabila, misalnya, tidak ada bahan makanan yang bisa diolah. Kerepotan yang sedang dialaminya barangkali akan sirna dan dia bisa bersyukur dengan keadaannya saat ini.

Seorang karyawan yang merasa stress dengan banyaknya tuntutan kerja di kantor bisa melakukan visualisasi negatif dengan membayangkan apabila misalnya dia tidak memiliki pekerjaan. Visualisasi semacam ini akan membuat kita bisa bersyukur dengan apa yang ada pada kita saat ini, walaupun barangkali tidak sempurna dan tidak sebagus apa yang dimiliki orang lain. Yang terpenting adalah kita bersyukur dengan apa yang ada.


Kita tidak akan pernah benar-benar merasakan kedamaian apabila kita selalu menginginkan apa yang belum ada pada kita tanpa pernah bersyukur atas apa yang sudah kita miliki, pada apa yang sudah diberikan kepada kita. Maka seperti saran dari para orang bijaksana: count your blessings. ☘️

Jurnal Rasa Syukur Saya

Akhirnya saya berhasil menyelesaikan jurnal rasa syukur edisi 2022. Kendati ada beberapa hari terlewati tanpa mengisi jurnal, saya senang bahwa akhirnya terselesaikan juga. Idealnya memang jurnal rasa syukur harus ditulis setiap hari, tetapi bagi penjurnal pemula seperti saya rasanya hal ini masih bisa dimaklumi. 🀭

Dan . . . voila! Inilah hasil menjurnal 30 hari versi saya. Silakan diunduh dan dibaca. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kalian. 😊

Jurnal ini juga tersedia di laman Buku Gratis saya.

Salam,

Paulinus Pandiangan

Strategi Mengatasi Kecemasan

Sebagai filsafat praktis, Stoikisme menekankan betul penanganan keadaan mental (mental state). Kecemasan (anxiety) adalah salah satu bentuk penderitaan dalam pikiran yang bisa merusak kestabilan mental, bahkan melumpuhkan.

Karena itu kecemasan harus dihadapi dengan strategi yang baik, dan dalam video berikut Ryan Holiday membagikan 10 cara untuk menangani kecemasan. Silakan disimak video berikut.

Ryan Holiday β€” How the Stoics Dealt with Anxiety

Silakan menyimak videonya sampai akhir, dan coba direfleksikan apakah ke 10 cara yang disampaikan ada yang sangat relevan dengan pendekatan kamu sendiri. Enjoy!

Jurnal Hari ke Delapan

Halo, teman-teman sekalian. Selamat hari Senin dan selamat mengakhiri tanggal terakhir di bulan Januari ini. πŸ€—

Pagi ini saya menjurnal rasa syukur, dan inilah isian jurnal saya di hari ke delapan di hari Senin, 31 Januari 2022.

Jurnal Rasa Syukur Hari Ke Delapan

Dan berikut ini versi teksnya:

(1) Hari ini saya bersyukur atas ...


hari yang baik yang diberikan kepada saya dan keluarga. Saya dapat menikmati indahnya langit biru, cuaca yang cerah, hati yang damai, dan tubuh yang sehat.
(2) Apa hal baik yang bisa saya lakukan hari ini?


Saya ingin berinteraksi dengan teman dengan teman-teman di tempat kerja dan berusaha untuk mengatakan hal-hal yang baik kepada semua orang yang saya temui.
(3) Apa saja 3 hal yang sangat ingin engkau lakukan pada minggu / bulan / tahun ini?


1. Mengupdate blog saya dengan hal-hal yang kiranya bisa berguna bagi orang lain yang membacanya.

2. Makan di luar bersama istri dan anak sambil relaksasi.

3. Mencapai 150 heart points di aplikasi Google Fit dengan cara berjalan kaki 30 menit hingga 1 jam di pagi hari dalam minggu ini.

Demikian laporan jurnal saya untuk hari ini. 🀭

Semoga mendorong kalian untuk bersyukur juga hari ini. Be thankful! πŸ€—

Salam,

Paulinus Pandiangan

Jurnal Hari Ketujuh

Hai, sobat… Bertemu kembali di jurnal rasa syukur hari ke 7. Kali ini pertanyaan ketiganya berkaitan dengan pandemi corona saat ini.

Silakan menyimak isian jurnal saya di bawah ini.

Foto Jurnal Rasa Syukur Hari Ketujuh

Berikut versi teksnya:

(1) Hari ini saya bersyukur atas ...


berkat Tuhan bagi saya dan keluarga. Pagi ini saya dapat bangun dari tidur dalam keadaan sehat, dapat menikmati sarapan sederhana dengan baik dan nikmat, dapat tiba di lokasi pekerjaan tepat waktu, dan bertemu dengan rekan-rekan kerja yang juga sehat.
(2) Apa hal baik yang bisa saya lakukan hari ini?


Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang membantu saya atau melakukan kebaikan untuk saya sepanjang hari ini.
(3) Apa hal baik yang justru bertumbuh di dalam dirimu di kala pandemi corona saat ini?


Saya semakin menyadari rapuhnya kehidupan manusia; bahwa hidup bisa berakhir kapan saja tanpa terduga, dan oleh karenanya saya semakin mampu mensyukuri berbagai hal baik yang terjadi dalam hidup saya setiap hari. Saya juga lebih menghargai kesehatan yang merupakan anugerah yang masih bisa saya nikmati saat ini, dan saya menjadi orang yang lebih rileks dalam bekerja, karena saya semakin menyadari bahwa pekerjaan bisa hilang atau berakhir kalau saya tidak sehat secara fisik, dan karenanya menjaga fisik tetap sehat selama bekerja menjadi penting, sama pentingnya dengan pekerjaan itu sendiri.

Demikian isian jurnal rasa syukur saya di hari ketujuh ini. Semoga kalian yang membaca ini juga beroleh manfaat dan melihat sendiri berbagai hal baik dalam hidup kalian sepanjang hari ini. πŸ˜‰

Salam,

Paulinus Pandiangan

Jurnal Hari Keenam

Hai guys… kita bertemu lagi di postingan soal jurnal menjurnal, hahaha… πŸ˜ƒ Dan inilah isian jurnal saya di hari keenam, Jumat, 28 Januari 2022.

Foto Jurnal Rasa Syukur Hari Keenam

Versi teksnya sebagai berikut:

(1) Hari ini saya bersyukur atas ...


kesehatan saya dan anggota keluarga. Saya dapat menggerakkan tubuh saya dengan baik dan semua indera saya berfungsi dengan baik. Dapat menjalani 1 hari dengan sehat adalah anugerah besar.
(2) Apa hal baik yang bisa saya lakukan hari ini?


Saya ingin mencoba menulis di blog dan membuat rencana karya saya di platform digital yang semoga bisa berguna bagi orang lain.
(3) Apa kenangan terbaikmu dari ayah dan ibu?


Ayah dan ibu adalah pejuang keluarga. Mereka melakukan apa yang dapat mereka lakukan untuk memberi apa yang bisa mereka berikan kepada anak-anaknya. Tak hanya bagi anak-anaknya, mereka juga berusaha memberi yang baik kepada keluarga, baik keluarga bapak dan ibu, meskipun tidak selalu bisa diterima dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang hanya berusaha untuk berbuat baik setulusnya, the best they know.

Bersyukurlah selalu, sobat, untuk semua kebaikan dalam hidupmu, karena tak jauh darimu, barangkali ada orang yang tidak bisa menikmati apa yang bisa atau sedang engkau nikmati.

Engkau merasa sehat, di saat orang di sebelahmu mungkin tak begitu sehat. Engkau bisa tidur lelap, di saat orang lain mungkin harus terjaga karena bekerja sampai larut malam.

Each and every good thing you are having is special. Not everyone can have what you have. So be grateful. Always. ☺️ πŸ™

Jurnal Hari Kelima

Berikut adalah isian jurnal rasa syukur saya hari kelima.

Foto Jurnal Rasa Syukur Hari Kelima

Dan inilah versi teksnya.

(1) Hari ini saya bersyukur atas ...


hari yang baru yang masih diberikan kepada saya dan keluarga. Anak saya masih tertidur pulas saat saya berangkat kerja pagi ini, dan saya dapat menikmati sarapan dengan nikmat. This is a good day!
(2) Apa hal baik yang bisa saya lakukan hari ini?


Saya ingin lebih memberi perhatian (atentif) kepada orang lain saat berbicara kepada saya. Saya mengamati masih sering saya kurang memperhatikan ekspresi wajah orang lain saat berbicara kepada saya, dan itu yang ingin saya ubah.
(3) Apa yang engkau sukai dari pekerjaanmu?


1. Hasilnya berguna bagi banyak orang. Saya berperan dalam produksi biogas yang menjadi bahan bakar generator listrik. Daya listrik yang dihasilkan oleh generator itu pada akhirnya bisa untuk penerangan di rumah-rumah karyawan dan juga untuk konsumsi pabrik pengolahan minyak sawit. Saya merasa bangga bisa terlibat dalam pekerjaan ini.

2. Pendapatan yang mencukupi kebutuhan keluarga saya, termasuk kedua orangtua saya. Saya senang bisa membagikan sebagian dari pendapatan saya di tempat ini kepada kedua orangtua saya. Rasanya membahagiakan dan saya bangga bisa memberi kepada orangtua.

Selamat menjalani hari Kamis yang penuh dengan kejutan ini, guys. Be grateful. πŸ˜„

Jurnal Hari Keempat

Ilustrasi Jurnal Rasa Syukur

It’s day 4!

Ini adalah jurnal rasa syukur saya di hari yang keempat, dan saya senang sekali apabila kalian teman-temanku sekalian juga tergerak untuk melakukan journalling juga.

Foto Jurnal Rasa Syukur Hari Keempat

Berikut versi teksnya guys.

(1) Hari ini saya bersyukur atas ...

kesehatan yang memungkinkan saya melakukan pekerjaan saya pagi ini. Istri dan anak saya juga dalam keadaan yang baik dan saya dapat bangun dari tidur pagi ini dalam keadaan yang segar.
(2) Apa hal baik yang bisa saya lakukan hari ini?

Saya ingin membaca buku Even Happier karya Tal Ben-Shahar dan mencoba merefleksikan isinya; mengaitkannya dengan konteks kehidupan pribadi saya.
(3) Apa pencapaian terbesar dalam hidup pribadimu dan mengapa menurutmu engkau bisa mencapainya?

Pencapaian terbesar saya adalah terbebas dari minuman keras, obat-obatan terlarang (narkotika) dan seks bebas. Ketiga hal ini adalah belenggu yang bisa merusak dan menghancurkan hidup seseorang. Saya berterimakasih atas didikan orangtua, terutama ibu saya, yang selalu mengingatkan saya untuk menjaga diri, menjauhkan diri dari ketiga belenggu di atas. Dengan terbebas dari hal-hal tersebut, saya merasa sangat sehat dan damai.

Sudah bersyukur hari ini?

That πŸ‘† question up there is probably the most important question you need to address today.

Salam,

Paulinus Pandiangan
Click to listen highlighted text!