On Spiritual Laziness

I bet everyone had experienced spiritual laziness in their lives, and so everyone needs to learn how to combat it.

Taylor Tripodi on the following video shares her own experience on such laziness. I hope you could relate to hers.

Taylor Tripodi on Spiritual Laziness

Have a wonderful day!

With love,

Syukur KepadaMu Tuhan

Paduan Suara Vox Angelorum — Syukur KepadaMu Tuhan

Saya merasa sangat tersentuh dengan video klip paduan suara online ini. Selain karena lagunya yang sedari dulu memang saya sukai, saya tersentuh dengan semangat iman saudara-saudara seiman saya yang berusaha untuk tetap memuji nama Tuhan—meskipun tak bisa saling bertemu secara fisik—di tengah pandemi Corona saat ini.

Menyaksikan video ini seperti menyadarkanku kembali bahwa Tuhan selalu ada bersama kita sampai akhir waktu, dan syukur adalah hal terbaik yang dapat kita ungkapkan kepadaNya; sebab sebagaimana telah diingatkan Paus Fransiskus, bahwa krisis yang terjadi saat ini bukanlah hukuman dari Tuhan, bahwa krisis semacam ini pun dapat diubah Tuhan menjadi kebaikan bagi kita umat manusia.

Bersyukurlah untuk semua yang terbaik yang masih diberikanNya secara cuma-cuma bagi kita. 🙂

Salam damai,

Doa Pujian Bagi Allah Yang Maha Luhur

Engkaulah kudus, ya Tuhan,
Allah satu-satunya yang melakukan mukjizat.
Engkaulah kuat, Engkaulah besar, Engkaulah mahaluhur.
Engkaulah Raja yang mahakuasa, Engkaulah Bapa yang kudus, Raja langit dan bumi.
Engkaulah Tuhan Tritunggal dan Esa, Allah segala dewata.
Engkaulah mahabaik.
Tuhan Allah yang hidup dan benar.
Engkaulah cinta kasih.
Engkaulah bijaksana.
Engkaulah rendah hati.
Engkaulah sabar.
Engkaulah indah.
Engkaulah lembut hati.
Engkaulah pelindung kami.
Engkaulah damai kami.
Engkaulah sukacita kami.
Engkaulah pengharapan kami.
Engkaulah adil.
Engkaulah ugahari.
Engkaulah segala kekayaan kami yang melimpah.
Engkaulah penjaga dan pembela kami.
Engkaulah kekuatan.
Engkaulah penyegar kami.
Engkaulah kepercayaan kami.
Engkaulah cinta kasih kami.
Engkaulah kebahagiaan kami.
Engkaulah hidup kekal kami.
Tuhan yang maha agung dan mengagumkan, Allah yang mahakuasa, Penyelamat yang penuh belas kasihan.
Amin.

Doa di atas dikenal juga sebagai Te Deum Santo Fransiskus sesudah mendapat stigmata. Rasakanlah bagaimana dia memuji dan menggambarkan Tuhan dengan kata-kata yang indah. 🙂

Doa di atas disalin dari Madah Bakti Edisi 2000 Khusus Regio Kalimantan, 2014.

Pace e Bene. 🙂

Doa Malaikat Tuhan (Angelus)

Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan. Maka ia mengandung dari Roh Kudus.
Salam Maria

Aku ini hamba Tuhan. Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Salam Maria

Sabda sudah menjadi daging. Dan tinggal di antara kita.
Salam Maria

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah. Supaya pantaslah kami menikmati janji Kristus.

Ya Tuhan, karena kabar malaikat
kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putera-Mu menjadi manusia. Kami mohon: curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya berkat sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.

Doa malaikat Tuhan di atas disalin dari Madah Bakti Edisi 2000 Khusus Regio Kalimantan, 2014.

Doa ini didaraskan pada setiap pukul 06:00 pagi, 12:00 siang, dan 18:00 petang.

Versi bahasa Inggrisnya dapat didengarkan dalam video berikut:

The Angelus Prayer

Doa ini juga dapat dinyanyikan, sebagaimana dapat didengarkan dalam video berikut:

The Angelus

Versi audio doa ini dalam bahasa Inggris dan Latin dapat didengarkan di bawah ini:

Audio Versi Bahasa Inggris
Audio Versi Bahasa Latin

Sebuah doa yang sangat indah, bukan? 🙂

Mari mendoakannya secara tekun setiap hari.

Pace e Bene.

Di Bumi Seperti di Dalam Surga…

Dalam Doa Bapa Kami—doa yang diajarkan oleh Kristus sendiri—terdapat untaian kalimat berikut:

Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah kerajaanMu. Jadilah kehendakMu, di atas bumi, seperti di dalam surga

Ketika kita mendoakan Bapa Kami, kita perlu senantiasa menyadari bahwa sebagai doa yang diajarkan Kristus sendiri, doa ini tentulah mengandung kebenaran tertinggi—sebagaimana Allah sendiri sebagai Yang Maha Kuasa dan Allah Yang Benar. Artinya tiap kata-kata dalam doa ini merupakan kebenaran itu sendiri, kebenaran yang tak terbantahkan oleh siapa pun.

Selanjutnya…