Di Bumi Seperti di Dalam Surga…

Dalam Doa Bapa Kami—doa yang diajarkan oleh Kristus sendiri—terdapat untaian kalimat berikut:

Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah kerajaanMu. Jadilah kehendakMu, di atas bumi, seperti di dalam surga

Ketika kita mendoakan Bapa Kami, kita perlu senantiasa menyadari bahwa sebagai doa yang diajarkan Kristus sendiri, doa ini tentulah mengandung kebenaran tertinggi—sebagaimana Allah sendiri sebagai Yang Maha Kuasa dan Allah Yang Benar. Artinya tiap kata-kata dalam doa ini merupakan kebenaran itu sendiri, kebenaran yang tak terbantahkan oleh siapa pun.

Ketika Kristus mengungkapkan bahwa kuasaNya berada di atas segala kekuasaan duniawi—bahwa kehendakNya akan terjadi di bumi seperti di dalam surga—Kristus menyatakan suatu kebenaran yang benar-benar terjadi dalam sejarah umat manusia.

Sebuah fakta sejarah menarik untuk disimak. Di masa Yesus, ada kekuasaan kekaisaran Romawi—yang terkenal sangat hebat dalam sejarah—yang (akhirnya) luluh lantak oleh kekuasaan tertinggi, Kristus sendiri.

Kekaisaran Romawi adalah kekuasaan besar pada eranya, menguasai banyak wilayah, dan terkenal membunuh banyak pengikut Kristus. Colosseum, misalnya, adalah tempat penyiksaan dimana banyak orang Kristen dibunuh secara keji di sana. Romawi saat itu dikenal besar, berkuasa, dan mereka bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan… (setidaknya) untuk saat itu.

Tetapi kita semua mengetahui apa yang tercatat dalam sejarah selanjutnya. Kekaisaran Romawi yang hebat, luar biasa, penuh kuasa itu kini hanya meninggalkan reruntuhan. Tak ada lagi penerus kaisar. Semua kembali kepada debu.

Bayi Yesus, Sang Raja, lahir membawa kuasa yang paling tinggi di atas segalanya. Kekuasaan sebesar dan sehebat Romawi pun akan luluh lantak atas kehendakNya.

Lalu di mana bukti sejarah kekuasaan Kristus di bumi, yang masih kokoh berdiri?

Jika penerus kaisar sudah tidak ada lagi, maka penerus rasul Petrus sebagai Paus pertama masih terus ada. Basilika Santo Petrus di Vatikan masih berdiri dengan megahnya—atas kehendak Kristus sendiri.

Basilika Santo Petrus

Fakta sejarah yang tak terbantahkan ini menegaskan kepada umat beriman bahwa Allah adalah kekuasaan tertinggi—di bumi dan di surga. Semua yang bertahan dan tetap berdiri kokoh adalah semua yang dikehendaki Allah sendiri. Apabila ada kekuasaan jahat yang besar berkuasa di dunia saat ini, percayalah, di waktu yang dikehendaki Kristus, yang tersisa darinya hanyalah puing dan debu. Itulah kebenaran sejati, sebagaimana yang dikatakan Kristus sendiri dalam Doa Bapa Kami, dan telah dibuktikan dalam sejarah.

Cerita Kelahiran Yesus, Sang Raja Semesta Alam, dalam Sejarah Manusia

Berbahagialah kita pengikutNya yang percaya.

Pace e Bene. 🙂

Print Friendly, PDF & Email