Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.   Click to listen highlighted text! Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.

Berani untuk Tidak Nyaman

Salah satu komponen untuk bertumbuh sebagai pribadi yang lebih baik adalah keberanian untuk ‘memeluk’ ketidaknyamanan. Embracing the uncomfortable. Inilah suatu faktor penting yang saya baca dalam sebuah artikel pagi ini. Berikut beberapa kalimat penting dalam artikel tersebut:

Comfort may sometimes lead to contentmentโ€”but it doesn’t lead to growth. Doing hard things is never the easy path, but it does deliver the greater gains.

If it’s growth, adventure, or novelty we seek, pushing past the pleasures that comfort bring is essential.

Intinya adalah: kalau kita ingin menumbuhkan growth mindset, maka kita harus berpikiran terbuka (open-minded), dan untuk bisa berpikiran terbuka, kita harus bisa ‘berteman’ dengan ketidaknyamanan. Video TED berikut ini barangkali akan menjadi bahan pelengkap yang baik untuk topik ini.

Selamat mengeksplorasi hal-hal baru dalam hidup! ๐Ÿ˜Ž

Menghadapi Perasaan “Tak Ada Gunanya”

Perasaan ‘tak ada gunanya’ yang saya maksud adalah:

  1. Ketika kita belum ‘melihat’ atau merasakan manfaat dari apa yang sudah dilakukan, dan kita ingin segera menarik diri dari aktivitas tersebut.
  2. Ketika kita bahkan tidak berniat mencoba melakukan sesuatu karena kita berpikir, “Toh tidak akan ada gunanya!“.

Lalu bagaimana sebaiknya kita menghadapi situasi seperti ini?

Di artikel Leo Babauta yang saya baca pagi ini, langkah pertama untuk menghadapi situasi seperti ini adalah menerima bahwa merasa putus asa itu manusiawi dan di saat yang sama menyadari bahwa situasi tersebut akan berlalu. Apa yang dirasakaan saat ini bukanlah sesuatu yang permanen. Kekacauan di sana-sini adalah bagian dari proses bertumbuh, dan setiap pengalaman SEBENARNYA bisa menjadi pelajaran, kalau kita terbuka dan memilih untuk belajar darinya.

Bahkan kalau kita merasa tertinggal jauh dari orang lainโ€”dan lalu menjadi putus harapan bahwa kita tidak akan pernah bisa majuโ€”kita sebenarnya hanya perlu berfokus pada langkah berikutnya yang harus ditempuh. Focus on the next step. Kita juga perlu menahan diri untuk tidak segera bereaksi ketika tengah mengalami situasi seperti ini; barangkali kalau kita bertahan dan menjalaninya dengan pikiran yang terbuka, kita bisa belajar sesuatu yang berharga. ๐Ÿ˜˜

Kalau dikaitkan dengan filsafat Stoikisme, ada quote menarik dari Laura Ingalls Wilder yang bisa dipakai dalam situasi seperti ini, โ€œThere is good in everything, if only we look for it.โ€

Click to listen highlighted text!