Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.   Click to listen highlighted text! Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.

Respond-ability

Ini suatu kata menarik dalam e-mail The Daily Stoic-nya Ryan Holiday yang saya baca pagi ini.

Jadi begini ceritanya.

Dalam hidup ada orang-orang yang cenderung ingin mengendalikan berbagai hal, istilah kerennya control freak. Orang seperti ini ada istilahnya, yaitu tiran (atau tyrant dalam bahasa Inggris). Orang seperti ini selalu ingin menentukan apa yang dilakukan atau dikatakan orang lain, ingin mengontrol semuanya.

Tetapi orang bijaksana akan memahami bahwa dia hanya memiliki kendali atas dirinya sendiri, dan bukan atas hal-hal di luar dirinya. Dengan kata lain, yang bisa sepenuhnya dikendalikan adalah responsnya terhadap apa yang terjadi. Jadi selain bertanggungjawab (atau punya responsibility) atas hidupnya, orang bijak juga memiliki respond-ability, yaitu kemampuan untuk bereaksi dengan baik terhadap apa yang terjadi dalam hidupnya.

“Mencoba mengendalikan hidup hanya akan membawa kita pada kegagalan, bahkan sebelum kita memulainya”, kata Anne Willson Schaef, seorang penulis. Yang justru lebih baik adalah bertanggungjawab atas bagaimana kita menjalani hidup: taking charge instead of taking control.

Mungkin Anda juga pernah bertemu dengan orang-orang seperti ini, yang memiliki kelekatan akut dengan kontrol, yang memiliki keinginan untuk selalu memiliki kendali atas berbagai hal. Menurut Anda apakah orang-orang seperti itu menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam hidupnya?

Author: Paulinus Pandiangan

Saya seorang Katolik, anak ketiga dari 3 bersaudara, ayah dari tiga anak, orang Batak, saat ini bekerja di sebuah pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Saya dilahirkan pada 8 Januari 1983. Capricorn.

%d bloggers like this:
Click to listen highlighted text!