Hoax Buster COVID-19

Ada terlalu banyak hoax beredar di jejaring sosial terkait COVID-19, dan membuat suasana pandemi justru semakin kacau. Overload informasi.

Ada hoax tentang mencuci hidung dengan air garam untuk membunuh virus Corona, misalnya. Atau menghirup aroma cuka untuk tujuan yang sama.

Penyebaran hoax tentu di luar kendali kita. Yang bisa kita kendalikan adalah bagaimana kita bereaksi terhadapnya: apakah kita tanpa berpikir panjang langsung ikut menyebarkan hoax (meskipun ini seringkali dengan niatan baik) atau mencoba untuk berhenti dulu dan mencoba mencari tahu lebih dalam tentang informasi yang diedarkan.

Berikut situs hoax buster yang bagus dan resmi yang bisa menjadi acuan sebelum bergegas menyebarkan berbagai informasi yang belum jelas validitasnya:

https://covid19.go.id/p/hoax-buster

Selain website di atas, dengan sedikit Googling kita sebenarnya bisa menentukan apakah sebuah informasi cukup valid. Atau, jika ingin lebih serius lagi, kita dapat mencari referensi resmi, berupa jurnal penelitian, misalnya, terkait informasi yang diedarkan di media sosial. Atau, dalam waktu relatif singkat kita sebenarnya bisa mencari tahu apa perbedaan bakteri dengan virus, dan apakah asam bisa membunuh keduanya. Go read the science first!

Tergantung kita saja sebenarnya, apakah mau mencari tahu lebih dalam dan lalu menjadi lebih cerdas setelahnya, atau hanya dengan seenaknya menekan tombol Forward, a no-brainer game.

Waspadalah, sobat, dengan banyaknya informasi yang berseliweran di jagat maya terkait pandemi saat ini. Use your mind!

Salam,

Paulinus Pandiangan

Author: Paulinus Pandiangan

Saya seorang Katolik, anak ketiga dari 3 bersaudara, ayah dari dua anak, orang Batak, saat ini bekerja di sebuah pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Saya dilahirkan pada 8 Januari 1983. Capricorn.