Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.   Click to listen highlighted text! Selamat datang di blog Paulinus Pandiangan. Semoga kamu menemukan sesuatu yang berguna.

Hidup dan Rasa Sakit

Sebenarnya, mengapa kita (harus) menderita? Jawaban singkatnya: karena memang kita butuh!

Saya selalu tertarik pada isu pain dan happiness, dan kalau Anda membaca postingan-postingan sebelumnya, ada beberapa tulisan yang topiknya ada di seputar tema ini.

Kemarin, saya membaca di buku elektronik berjudul 101 Essays That Will Change the Way You Think karya Brianna Wiest [ ini link Google Search-nya bagi Anda yang tertarik mencari tahu siapa dia ] sebuah artikel singkat berjudulkan The Idiot’s Guide to Emotional Pain: Why We Need Pain.

Ada sebuah analogi dalam tulisan ini. Kalau Anda meletakkan telapak tangan di atas tungku yang panas, rasa sakit akibat panasnya tungku yang Anda rasakan adalah sinyal yang ‘memerintahkan’ Anda untuk segera memindahkan tangan dari tungku tersebut. Kehidupan emosional kita juga bekerja dengan cara yang sama. Rasa sakit, sebenarnya, bukanlah kebalikan dari rasa senang, akan tetapi justru menjadi komponen yang diperlukan dalam menciptakan rasa senang itu sendiri; seperti malam ada untuk melengkapi siang.

Gambar diambil dari https://analyze.life/wp-content/uploads/sad-happy.jpg

Rasa sakitlah yang justru membuat kita memahami apa itu rasa senang.

Tak ada yang menjadi BAIK tanpa ada yang BURUK. Tak ada yang TINGGI tanpa ada yang RENDAH, dan tak ada HIDUP tanpa RASA SAKIT. Itulah realitas kehidupan, sehingga menghindari rasa sakit dalam kehidupan menjadi tidak relevan. Yang menjadi persoalan sebenarnya bukanlah ada atau tidaknya rasa sakit, tetapi bagaimana kita bisa memahami makna rasa sakit dalam rangkaian perjalanan kehidupan.

Author: Paulinus Pandiangan

Saya seorang Katolik, anak ketiga dari 3 bersaudara, ayah dari tiga anak, orang Batak, saat ini bekerja di sebuah pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Saya dilahirkan pada 8 Januari 1983. Capricorn.

Click to listen highlighted text!