Channel Breakfast with Lukas

Sejak menonton video singkat tentang Minimalisme yang digagas oleh Ryan Nicodemus dan Joshua Fields Millburn—yang menyebut diri mereka sebagai The Minimalists—saya langsung terinspirasi untuk mencoba menerapkan pola hidup minimalis ini. Semakin saya mencoba mengenal minimalisme ini, semakin saya menemukan bahwa ternyata sudah banyak orang yang menghidupi prinsip ini, dan yang lebih menggembirakan, ternyata sudah banyak juga orang yang berbagi sumber daya di internet terkait minimalisme. Di YouTube, misalnya, banyak orang yang membagikan pengalaman mereka menjalankan gaya hidup minimalisme ini, pun yang berbahasa Indonesia.

Sebagai warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila dan rajin menabung 🤭 menemukan channel-channel seperti ini rasanya sangat menggembirakan. Saya baru saja menemukan channel YouTube Breakfast with Lukas yang persis membahas minimalisme ini! Reaksi pertama saya jelas saja langsung Subscribe dan klik tanda lonceng! 🤩😃

Channel yang diisi ibu Maria ini sangat perlu didukung supaya bertumbuh menjadi lebih besar, dalam artian lebih banyak subscriber. Terakhir saya cek ada 231 subscriber dan ada sekitar 11 video yang sudah diposting. Apabila Anda membaca blog saya ini dan merasa perlu hidup lebih bersahaja namun tetap anggun, sangat baik sekali tentunya jika Anda subscribe channel ini. Klik saja langsung di sini untuk segera ‘melompat’ ke sana.

Sebagai preview, ini salah satu videonya:

Mengapa Hidup Minimalis? — Breakfast with Lukas

Semoga Anda sungguh menemukan nilai-nilai yang baik yang dapat langsung diterapkan dalam hidup Anda pribadi dan keluarga. Percayalah, menonton video-video tentang hidup lebih baik, lebih sederhana, lambat laun akan memberikan dampak bagi Anda. Pertama tentu mempengaruhi perspektif, selanjutnya perilaku. Dan efeknya bukan hanya untuk Anda, tapi juga keluarga, dan semoga, orang-orang lain di sekitar Anda. 😉

Beberapa tulisan singkat saya tentang minimalisme dapat dibaca di link berikut ini:

That’s it. Semoga berguna, and have a blessed day! 😃🙏

Regards,

Author: Paulinus Pandiangan

Saya seorang Katolik, anak ketiga dari 3 bersaudara, ayah dari dua anak, orang Batak, saat ini bekerja di sebuah pabrik kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Saya dilahirkan pada 8 Januari 1983. Capricorn.