All or Nothing

“This is something that The Lord has taught me: The person who loses his life and forgets oneself and dies to self is happy. This is the truth.”

— Clare Theresa Crockett (1982 — 2016)

Sabtu, 16 April 2016. Gempa 7.8 skala Richter mengguncang Ekuador, sebuah negara di Amerika Selatan. Itu adalah hari yang menutup cerita kehidupan Clare Theresa Crockett, yang tewas tertimpa reruntuhan gedung sekolah tempat ia mengajar saat berusaha menyelamatkan 5 siswa. Jasadnya ditemukan dalam keadaan menggenggam gitar, alat musik yang biasa ia mainkan…


Tulisan ini adalah tentang cinta. Cinta yang murni dan sepenuhnya. Cinta yang paling sempurna, yang hanya datang dari Allah.

Tuhan mencintai setiap orang tanpa syarat. Ia memanggil semua orang untuk mengikuti jalanNya, melalui cara-caraNya yang indah, yang tak akan terselami oleh pikiran kita yang terbatas. Ia berkarya di dunia melalui tangan-tangan anak-anakNya: kita. Kita semua diberikan kesempatan yang sama untuk mewujudkan karya-karya Tuhan di dunia, sesederhana apa pun hal yang bisa kita lakukan.

Kisah hidup suster Clare Crockett dari Irlandia berikut mungkin bisa menjadi refleksi bagi kita perihal memenuhi panggilan hidup dengan cinta yang sepenuhnya, bahkan sampai ajal menjemputnya di usia yang masih sangat muda, 33 tahun.

Pelajaran hidup dari seorang Katolik seperti suster Clare tentu tidak eksklusif untuk orang Katolik saja. Ini adalah pesan universal tentang menemukan cinta dan kebahagiaan sejati.

Selanjutnya…

Doa Santo Fransiskus

Berikut adalah doa singkat mohon iman, harapan, dan kasih dari Santo Fransiskus Assisi. Sebuah doa singkat yang sederhana dan sangat bermakna.

Allah yang Maha Tinggi dan penuh kemuliaan, terangilah kegelapan hatiku dan berilah aku iman yang benar, pengharapan yang teguh, dan kasih yang sempurna; berilah aku, ya Tuhan, perasaan yang peka dan budi yang cerah, agar aku mampu melaksanakan perintah-Mu yang kudus dan takkan menyesatkan. Amin.

Pace e Bene. 🙂

Salvifici Doloris : Sebuah Pengantar

Bagaimana Gereja Katolik memandang penderitaan manusia?

Penderitaan merupakan suatu fakta kehidupan manusia yang paling sulit dihadapi dan dipahami. Tak ada manusia yang tidak pernah menderita. Saat Anda membaca teks ini, misalnya, anak-anak di belahan dunia lain (barangkali) sedang terjangkit penyakit langka, ditelantarkan, para tawanan disiksa, wanita diperkosa, pasangan suami istri saling menyakiti, reputasi orang hancur karena pilihan politis, orang-orang baik mati muda dan orang-orang jahat justru berkuasa. “Mengapa semua ini harus terjadi?” menjadi pertanyaan di benak kita.

Berbagai bentuk penderitaan manusia ini bahkan telah lama dijadikan sebagai argumen yang membantah keberadaan Tuhan. Jika memang Tuhan ada, dan Dia Maha Kasih, lalu mengapa Dia “membiarkan” semua penderitaan terjadi, barangkali begitu logikanya. Lebih mudah bagi banyak orang untuk akhirnya menilai bahwa alam semesta tercipta secara kebetulan saja, sehingga penderitaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sebagai sebuah kemungkinan (probabilitas); di dalam dunia dimana tiap orang memiliki kebebasan, berbagai hal (bisa saja) menjadi kacau, dan terjadilah penderitaan manusia.

Dalam pandangan Gereja Katolik, penderitaan manusia (human suffering) adalah suatu misteri. Misteri yang dimaksud di sini bukan merujuk ke semacam teka-teki untuk dipecahkan, atau semacam persoalan yang membutuhkan jawaban pasti, misalnya hasil penjumlahan dua angka positif.

Selanjutnya…

Abandoned, A Short Movie

The following video speaks beautifully of a loving Dad.

Abandoned Short Movie

Seeing God through the perspective of a loving Dad, us being a blind child, is really empowering. The close relationship—Dad and his child—gives context to the whole story, a story of true love.

Why a blind child? Not so much to the extent of being physically blind, but to the extent that as a child, at times, we may not see the whole of our Dad’s huge love and care and affection. We may not understand him entirely. Sometimes we even think we are abandoned by him. The same with our relationship with God. Many see only the absence of God during difficult times, and a few see Him even more clearly during the same dark moments in their lives.

What about you? Of two options dealing with difficult situations—seeing God as a loving and caring God or seeing yourself as being abandoned by Him—which one would you rather choose to put your trust in?

Does the movie help you see which one is actually true? 🙂

Pace e Bene.

Pace e Bene

Doa Pagi dan Malam

Berikut doa singkat di pagi dan malam hari sebelum tidur yang saya buat kemarin malam. Berawal dari iseng membuat doa singkat. 🙂

Doa Syukur Pagi

Ya Bapa, aku bersyukur atas berkat kehidupan yang Engkau anugerahkan pagi ini. Semua ini kuperoleh secara cuma-cuma dariMu, Bapa Yang Maha Rahim, dan aku menyadari bahwa aku tidak layak menerima anugerah sebesar ini, tetapi cintaMu telah memantaskanku.

Syukur kepadaMu ya Bapa. Bimbinglah hidupku sepanjang hari ini agar berkenan bagiMu. Bunda Maria, doakanlah kami selalu kepada Putramu Yesus Kristus.

Terpujilah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

Dan berikut doa malam sebelum tidur:

Doa Malam Sebelum Tidur

Ya Bapa, aku bersyukur atas hari ini dan segala yang dapat kualami di dalamnya. Baik atau buruk, itu hanyalah pikiranku semata, tetapi dalam rencanaMu, semuanya laksana goretan kuas yang membentuk lukisan indah.

Yesus, aku percaya padaMu. Semoga aku tetap setia untuk selalu berbuat baik, seperti Engkau selalu melakukan yang baik.

Terimakasih atas hari ini Ya Yesus. Amin.

(Bisa ditambah dengan Doa Bapa Kami atau Salam Maria, lalu diikuti Kemuliaan).

C. S. Lewis on the Search for Meaning

In his 1980 book titled The Weight of Glory, C. S. Lewis writes,

The books or the music in which we thought the beauty was located will betray us if we trust to them; it was not in them, it came through them, and what came through them was longing. These things—the beauty, the memory of our own past—are good images of what we really desire; but if they are mistaken for the thing itself, they turn into dumb idols, breaking the hearts of their worshippers. For they are not the thing itself; they are only the scent of a flower we have not found, the echo of a tune we have not heard, news from a country we have not visited.

C. S. Lewis

Think about that. For me, it speaks about The Creator, The One that His creations should lead us and worship to.

It is about God, The One in which meaning of our lives is found.